BERTA TERPOPULER

Dibuka 24 Jam, Skybridge Integrasikan Bandara-Stasiun-Terminal

skybridge-24-jam3

SOLO,terminaltirtonadi.com-Kehadiran KA Bandara sebagai transportasi umum massal terbaru sudah dinanti-nantikan masyarakat luas. Kereta yang melayani penumpang dari Stasiun Balapan Solo menuju Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo di Boyolali ini bakal menambah pilihan masyarakat yang hendak menuju ke dua tujuan tersebut. 
Sebelumnya, kehadiran jembatan penyeberangan manusia (Skybridge) Stasiun Balapan-Terminal Tirtonadi juga menjadi elemen penting dalam integrasi moda tersebut. Hal itu ditegaskan, Direktur Rencana dan Pengembangan Badan Pengelolaa Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Eddy Gunawan dalam kunjungannya ke bandara, terminal dan stasiun, belum lama ini. 
Eddy Gunawan menyatakan, hadirnya transportasi KA bandara bakalan menambah khasanah bagi sistem transportasi massal di Solo Raya. Dengan Pemerintah Pusat membangun KA bandara ini maka ke depannya memberikan pilihan kepada masyarakat dalam menggunakan alat transportasi umum massal. 
"KA bandara ini dinanti-nanti operasionalnya. Kelak KA bandara berhenti di Stasiun Balapan, di sana sudah ada skybride, jadi penumpang dari bandara bisa memilih alat transportasi lanjutan, apakah mau naik bus atau kereta api," katanya. 
Baca : Saatnya Skybridge Dibuka 24 Jam Penuh 
Baca : Skybride Turut Menghubungkan Terminal Tirtonadi dan Bandara Solo
Eddy mengakui Kota Solo dan kabupaten di Solo Raya memiliki sarana prasarana yang memadai dalam hal manajemen transportasi massal. Seperti kehadiran KA bandara yang menjadi penghubung Solo dan Boyolali. Lalu, jembatan layang skybridge yang menghubungkan Stasiun Balapan dengan Terminal Tirtonadi Solo. 
Menurutnya, fasilitas-fasilitas yang disediakan pemerintah ini jelas memudahkan dan memanjakan masyarakat dalam memilih transportasi massal yang diidamkan. 
"Ya, saat ini baru stasiun dan terminal yang terhubung-kan. Ke depan, giliran stasiun dan bandara yang terhubung. Toh, nanti di dalamnya terminal juga akan terkoneksi dengan bandara. Harapannya, skybridge ini bisa diberlakukan selama 24 jam penuh," imbuh pria yang pernah menjabat sebagai Direktur Lalu Lintas dan Angkutan BPTJ ini.
Dalam kunjungannya ke bandara, Eddy ingin melihat dari dekat pelaksanaan pelayanan penumpang saat libur akhir tahun. Pihaknya juga mengecek data kedatangan penumpang, kesiapan personil di lapangan, serta fasilitas-fasilitas yang diberikan kepada penumpang. 

Baca : Materi Uji Publik Rekayasa Sosial Terminal Bus A Wow Jauh Lebih Keren
skybridge-24-jam2

"Pelayanannya sudah maksimal bagus. Saya berharap, jelang libur Lebaran 2019 pelayanan penumpang baik di bandara, terminal dan stasiun ditingkatkan dan semakin bagus," tegasnya. 
Sementara itu, Koordinator Terminal Tirtonadi, Joko Sutriyanto kepada terminaltirtonadi.com sepakat bila skybridge diberlakukan selama 24 jam penuh. Menurutnya, penumpang yang turun dari Stasiun Balapan pada tengah malam atau dini hari bisa melanjutkan perjalanan dengan angkutan bus.
"Bila skybridge dibuka selama 24 jam, penumpang itu bisa beralih moda transportasi. Kamis siap melayani mereka, arena terminal juga beroperasi selama 24 jam," katanya.
Pada bagian lain otoritas Stasiun Balapan masih mempertimbangankan pembukaan skybridge 24 jam. Namun demikian, wacana itu bisa direalisasi setelah jalur khusus untuk KA bandara sudah selesai dibangun tahun ini. (red)

skybridge-24-jam1

No comments