BERTA TERPOPULER

Lebih Bijak Ciptakan Transportasi Umum, Bukan Ciptakan SIM buat Pelajar

sim-pelajar

PENGAMAT transportasi nasional, Djoko Setijowarno menyoroti soal wacana pemberian SIM bagi pelajar. Menurut dia, pemberian SIM bagi pelajar tidak begitu bermanfaat untuk jangka waktu panjang. Baginya, pengambil kebijakan lebih memprioritaskan dampak panjang, bukan jangka pendek.
Kepada terminaltirtonadi.com, Djoko menegaskan, pemegang kebijakan lebih bijak ciptakan transportasi umum buat pelajar bukan ciptakan SIM buat pelajar
."Transportasi umum buat pelajar banyak dampak positifnya ketimbang SIM buat pelajar yang minim mamfaatnya, bisa jadi menyesatkan," tegasnya.
Djoko kemudian menilik pada data angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia. Dimana angka kecalakaan tertinggi menimpa usia produktif (15-40 tahun) termasuk pelajar di dalamnya. 
Menurutnya, fakta semacam ini harus segera dicarikan solusi, bukan malah memperumit kondisi di lapangan. Jalan tengah yang paling ideal dan memiliki misi visi yang bangus adalah dengan mengembangkan sistem transportasi massal yang sudah ada. 
Baca : Djoko Setijowarno : Waktunya Paradigma Transportasi Umum Berubah 
Baca : Apakah Perilaku Manusia Sudah Melampaui Hewan
"Salah satu cara menguranginya dengan membangun transportasi umum di pedesaan dan perkotaan," tandasnya. 
Seperti dikutip dari tribunnews pemberian surat izin mengemudi (SIM) bagi pelajar, dinilai bukan solusi efektif untuk menekan jumlah pelanggaran berkendaraan di jalan raya.
Penilaian itu, diutarakan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Chryshnanda Dwi Laksana. Meskipun sudah mengantongi SIM, ia meyakini kecelakaan maupun pelanggaran di jalan raya tetap tidak bisa terhindarkan.
"Mereka (pelajar) ini masih berjiwa muda, seperti maunya ngebut dan tidak mau disaingi. Pemberian SIM sebenarnya bukan solusi untuk tidak lagi melanggar," tegas Chryshnanda. (admin)
djoko-setijowarno-mti
Simaklah : Djoko Setijowarno : Pilihan Strategi Penataan Transportasi Perkotaan

No comments