Publik Cermat Cari Penghasilan di Taksi On Line


(terminaltirtonadi.com – Operasional taksi on line tidak hanya melibatkan Kementerian Perhubungan. Untuk urusan transportasi ada di Kemenhub dalam upaya untuk menjaga keselamatan, keamanan dan kenyamanan. Oleh sebab itu dikeluarkan PM 108 Tahun 2017 tentang Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek.
Sementara urusan perolehan SIM A Umum oleh Kepolisian.

Untuk mendapatkan surat izin mengemudi kendaraan bermotor umum, calon pengemudi wajib mengikuti pendidikan dan pelatihan pengemudi angkutan umum (pasal 77 ayat 4 UU LLAJ).
Untuk mendapatkan SIM A Umum, minimal usia 20 tahun. Pengemudi yang akan mengajukan permohonan SIM A Umum harus memiliki SIM A sekurang kurangnya 12 bulan atau setahun.
Urusan aplikasi atau IT berada di Kemen. Kominfo yang sekarang sedang proses penyelesaian dashboard, entah kapan batas waktu selesainya.
Urusan ketenagakerjaan berada di Kemen. Tenaga Kerja menyangkut hubungan kemitraan.antara aplikator dan driver.
Bagi yang memilih berbadan hukum koperasi dapat dibantu Kementerian Koperasi dan UMKM.
Urusan sistem pembayaran dan pajak akan diatur Kementerian Keuangan.

Simak : Keamanan Menggunakan Taksi

PM 28 Tahun 2015 tentang SPM Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek. Sudah memandu keselamatan, keamanan, kenyamanan, bagi pengemudi, kendaraa dan penggunanya.
Publik yang hendak berusaha, tentunya harus cermat. Jangan tergiur dengan dengan pendapatan besar, sementara aturan mainnya belum jelas. Akibatnya, kerugian yang diperoleh. Apalagi harus mengorbankan aset yang berharga demi pendapatan besar. Harus waspada dan hati hati.
Publik sebagai konsumen juga harus berhati hati menggunakan transportasi umum. Apalagi ada tawaran tarif murah. Sesungguhnya bukan tarif murah yang dipilih. Akan tetapi tarif wajar. Jika tarif murah, pasti yang dikorbankan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan.

Simak : Djoko Setijowarno : Mengelola Muatan Lebih

Bisa jadi kita perlu mengingat pepatah warga Surabaya…bayaran satus seket (Rp 150) njaluk selamet (minta selamat) opo ono (apa ada)….

Carilah angkutan umum bertarif wajar, bukan tarif murah. Jika mengingkan.bertarif murah, gunakan Bus.Umum yang mendapat subsidi dari pemerintah. 
Jika belum ada bus umum bertarif murah, mintalah ke Walikota dan Bupatinya untuk segera mengoperasikan transportasi umum yang melayani hingga mendekati kawasan tempat tinggalnya.

Post Author: admin

Leave a Reply