Kearifan Lokal Kunci Menuju Terminal Tipe A Wow Lebih Keren

terminal-keren-lebih-wow
(SOLO,terminaltirtonadi.com)-Prestasi menonjol diraih warga, dan pemerintah Kota Surakarta, Jateng yang mampu mempelopori terbangunnya Terminal Tirtonadi sementerang seperti sekarang ini wajib diacungi jempol. 
Terminal tipe A ini kini menjadi masuk dalam jajaran salah satu terminal terbaik di Indonesia. Fasilitas yang disediakan pun tak kalah dengan fasiitas di stasiun dan bandara. Hingga 2017, sudah sekitar tiga kali, penyelenggaraan Arus Mudik Balik Lebaran sebagai salah satu momentum terbesar mobilitas jutaan orang dari kota besar masuk wilayah Solo Raya masuk ke terminal. 
Padahal, sebelum masa reformasi, Terminal Tirtonadi tak jauh berbeda dengan terminal di Indonesia yang tekenal kotor, sarang kriminalitas, dan nyaris disingkiri publik. Terminal  yang berdiri di Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Solo menjadi kawasan hitam yang oleh masyarakat seminimal mungkin dihindari. 
Kini memasuki era milenia, Terminal Tirtonadi sudah berproses. Imej buruk tentang kehidupan terminal mulai dikikis. Sistem usang yang berlaku di terminal mulai dibuang jauh-jauh dan digantikan sistem baru yang lebih aduhai. 
Ternyata merubah kesan terminal yang buruk dan kini berwajah bak bidadari tak semudah membalikan telapak tangan. Anggaran besar pasti langsung menguap untuk membangun fasilitas terminal yang lebih bersih, berfasiltas komplit, dan lain sebagainya. 


Dosen Universitas Slamet Riyadi Surakarta yang juga pengamat kebijakan publik, Winarti mengakui, merubah prilaku untuk mendukung kebijakan publik akan menghadapi banyak kepentingan. Apalagi kebijakan itu diterapkan di Solo yang pasti memiliki ciri khas tersendiri. Ia sepakat penetapan peraturan yang baru bisa merubah prilaku masyarakat. Perubahan yang diawali dengan sistem, secara pelan tapi pasti akan merubah masyarakat itu sendiri.
“Saya pikir faktor keamanan di terminal penting sekali ditingkatkan. Dengan adanya sistem baru yang diterapkan di terminal model ini butuh waktu lama,” katanya dalam acara  Pengkayaan Draf Materi Kebijakan Dalam Rangka Mewujudkan Terminal Bus A Wow jauh Lebih Keren di Terminal Tirtondi Solo, Rabu, 4 Oktober 2017. 
Baginya untuk pengelolaan terminal bisa setara dengan stasiun atau bandara memang berat tapi bisa diterpakan. Pihaknya meminta dalam membuat kebijakan publik ini, budaya orang Solo, diperhatikaan secara seksama. Setelah kebijakan itu selesai dibuat maka di sosialisasikan. “Selama ini kebijakan disharing kepada lingkungan internal, dan disebarkan ke stakeholder, tapi masyarakat luas kadang tidak mengetahuinya.”
terminal-lebih-wow-keren


Direktur Prasaran Perhubungan Darat Ir JE Wahjuningrum MT mengatakan, saatnya terminal tipe A lebih maju selangkah. Terminal Tipe A Wouw Lebih Keren di Indonesia adalah program pemerintah untuk membuat terminal memiliki pelayanan yang tak kalah dengan stasiun dan bandara.  
“Ini butuh kerja berat, kerja keras. Ini melibatkan semua pihak. Kearifan lokal memang  diterapkan untuk menjalankan kebijakan. Nah pemerintah harus hadir di sini. Pemerintah jangan menuntut masyarakat, tanpa meneladani. Jangan menuntut sebelum fasilitas layak dibangun. Ini dalam rangka penyusun juklak, dimana juklak akan mengikat operator di terminal. Ini memang berat, ini kerja berat,” tegas Ir JE Wahjuningrum MT. (bersambung-*)

Silahkan berikan masukannya di kolom komentar. Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, jangan lupa untuk mengKLIK tombol share agar semua orang tahu…
Klik juga 
Like fanpage (https://www.facebook.com/Terminal-Tirtonadi-Solo-136966650170977/)
Ikuti akun twiter  (https://twitter.com/tirtonadisolo)

Post Author: admin

Leave a Reply