Breaking News

Menyusuri Tol Semarang Sampai Madiun


jalan-tol1


PERJALANAN menggunakan tol dari Semarang hingga Madiun menggunakan jalan non tol bisa ditempuh 5 jam.  Namun dengan terhubung tol dapat lebih singkat sekitar 3 jam. Pemudik yang menggunakan Tol dalam Kota Semarang tidak mengalami hambatan lagi ketika berada di Tol Gate Tembalang. 
Mulai 9 Juni sudah tidak digunakan, diganti dengan pintu tol setiap masuk tol. Tarif menjadi Rp 5 ribu untuk keluar dimanapun. Tarif flat diterapkan oleh operator PT jasa Marga. 
Menggunakan tol belum bisa seluruhnya. Sesampai di Salatiga diteruskan dengan tol fungsional Salatiga hingga Kartasura. 
Kondisi jalan tol fungsional tidak seluruhnya rigid pavement, tapi banyak yang berupa lean concrete(LC) 10 cm. 
Ada Jembatan Kali Kenteng dan Kali Serang  yang belum selesai, sebabkab jalan curam dan menanjak. Gradien lebih dari 10%. Tidak memenuhi syarat sebagai jalan tol. 
Pengemudi harus berhati-hati ! Sering ada kendaraan tidak kuat menanjak, sehingga perlu bantuan didorong atau diganjal bannya, supaya bisa menanjak. 

Baca Juga : Larangan Praktik Pungutan Liar ASN Kemenhub 

Melihat geometrik jalan tersebut, sebenarnya tidak perlu direkomdasi jadi tol fungsional saat mudik lebaran. 
Jika antrian kendaraan cukup panjang, dialihkan  keluar Tol gate Salatiga.  Ruas Tol Kartasura-Sragen-Ngawai belum bisa dioperasional keseluruhan. Walailu semua permukaan sudah rigit pavement. 
Tetapi masih terdapat beberapa persilang as dengan jalan akses warga sekitar yang belum tuntas. Ruas ini terbanyak adanya persilangan dengan jalan penhubung antar wilayah yang terputus dengan jakan tol. 
Solusi dibuat underpaass atau overpass. Namun hingga sekarang masih ada warga yang belum terima. Dampaknya, pengoperasian tol tertunda terus. 

Pemudik harus berhati-hati jika ada warga yang tiba-tiba melintas. Khawatir tertabrak. Ada petugas yang turut membantu menjaga di setiap persilangan yang masih beroperasi. 
Ruas Ngawi-Madiun hinga Wilangan sudah dioperasikan beberapa waktu lalu. Sekarang sudah bujan fungsional. Yang masih fungsional lintas Wlangan-Blitar.
Semarang-Solo bisa ditempuh kurang dari dua jam jika ruas Tol Salatiga-Kartasura selesai dibangun. 

Pelaku ekonomi di jalan non tol (rumah makan, restoran, SPBU) pasti alami penurunan penjualan. Pengusaha tersebut juga harus berinovasi melebarkan usahanya di rest area yang akan disiapkan. Hingga ini baru satu rest area yang berfungsi, yakni ruas tol Semarang-Salatiga. 
jalan-tol2


Baca juga : Terminal Bungurasih Menjelma Jadi Jadi Terminal Kece


Silahkan berikan masukannya di kolom komentar. Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, jangan lupa untuk mengKLIK tombol share agar semua orang tahu...
Klik juga 
Like fanpage (https://www.facebook.com/Terminal-Tirtonadi-Solo-136966650170977/)
Ikuti akun twiter  (https://twitter.com/tirtonadisolo) 

No comments