Breaking News

Bandara Ahmad Yani : Terminal Baru, Layanan Baru

bandara-ahmad-yani3



SEMARANG,terminatirtonadi.com - Rabu, 6 Juni 2018 akan mulai dioperasikan Terminal Penumpang Bandara Ahmad Yani yang baru berada di sisi utara terminal penumpang sekarang. Terminal penumpang yang baru ini, penumpang ke dan dari bandara selain bisa menggunakan kendaraan pribadi juga dapat menggunakan angkutan umum
Disediakan shutle bus gratis dari terminal ke luar wilayah bandara hingga lewat depan PRPP  bagi yang menggunakan angkutan umum yang rutenya tidak  masuk kawasan bandara. 
Juga ada bus sistem transit dalam Kota Semarang yang melewati 32 hotel di dalsm kota (rencana), bus pemadu moda ke arah timur (Demak, Kudus, Pati), ke selatan (Ungaran, Salatiga, Ambarawa) dan ke barat (Kendal, Batang dan Pekalongan). 

Disediakan juga layanan taksi juga yang berargometer. Saat dioperasikan, taksi berargometer belum bisa beroperasi. Masih digunakan taksi berdasar zona besaran tarifnya tidak sesuai aturan.
 Sebenarnya jenis taksi seperti ini tidak bokleh lagi beroperasi di terminal penumpang sekelas Bandara Ahmad Yani. Pihak manajemen atau pengelola bandara tidak seharusnya membiarkan praktek seperti ini. Sangat merugikan konsumen. 
Tarif mahal. 

Simak : Ini Dia Srikandi-Srikandi Tirtonadi
Jelas melanggar UU 22/2009 tentang LLLAJ,  UU No. 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen dan UU No. 5 tentang Persaingan Usaha dan Anti Monopoli. 
bandara-ahmad-yani2


Pengusaha taksi lama diminta memang argometer seperti taksi argometer yang sudah beroperasi selama ini di Semarang. 
Semua usaha taksi argometer di Kota Semarang dapat diberi kesempatan yang sama untuk bisa melayani penumpang. Tidak hanya mengantarkan, tetapi juga menjemput penumpang. 
Persoalan nanti ada uang tambahan seperti jalnya di bandara yang lain, hal itu dapay dibicarakan sebagai biaya operasional penyediaan lahan di falam kawasan bandara. 

Di samping itu, hasil Kajian Analisis Dampak Lalu Lintas tahun 2017 yang diselenggarakan oleh PT angkasa Pura 1, juga merekomendasikan pembangunan fly over sepanjang lebih kurang 1 kilometer. Fly over diharapkan sudah mulai terbangun tahun 2019. Dengan adanya fly over ini, lalu lintas menuju Bandara dari Jl. Madukoro tidak terhalang aktivitas kawasan PRPP dan Sekolah Krista Mitra. 
Untuk dua tahun ke depan, akses jalan yang ada masih bisa melayani mobilitas ke dan dari bandara. 
Bandara baru harus dengan layanan baru yang menyenangkan konsumen.  Bukan sekedar megah dan mewah bangunannya tetapi harus disertai pelayanan yang prima untuk kenyamanan penumpang.

Kunjungi : Dinamika Taman Tirtonadi Solo Tahun 1911-2008
bandara-ahmad-yani1


 Silahkan berikan masukannya di kolom komentar. Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, jangan lupa untuk mengKLIK tombol share agar semua orang tahu...
Ikuti akun twiter  (https://twitter.com/tirtonadisolo)

No comments