AM Churi Berjasa Ungkap Jaringan Copet Terminal

churi-terminal-tirtonadi.jpg

(SOLO,terminaltirtonadi.com)-Berkelahi dengan penjahat jalanan seolah sudah menjadi takdir yang di jalani dalam kehidupan AM Churi. Sejak bekerja sebagai tenaga lepas di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Terminal Tirtonadi Surakarta 1992. Ia sudah berkali-kali berjibaku dan adu jotos dengan pelaku kejahatan di terminal khususnya copet/jambret. Dari pencuri sendal, sepatu, tas, hingga dompet penumpang ada menyerah di tangannya dan tunggang langgang dari hadapannya.  
Padahal saat bekerja di terminal tersebut, ia dulu hanya ditugasi kepala UPTD waktu itu sebagai petugas menjaga kebersihan masjid terminal. Tapi dari pekerjaan itu tak mengurangi kemampuan pria berkulit gelap ini mengintai trik dan gerak-gerik pencuri.
“Saya jadi hafal, gerak-gerak pencuri/copet yang akan beraksi. Jadi saat mengambil barang orang lain itulah baru saya tangkap,” katanya.
Churi mengakui pertama kali menangkap pencuri yang mengambil tas milik jamaah yang menjalankan ibadah di masjid terminal. “Saya pergoki maling tas waktu itu,” kenangnya. Aksi heroik ini berlanjut hingga menangkap copet dan mengungkap jaringannya di dalam dan luar terminal.
“Ada copet yang beraksi di bus dan luar bus yang pernah saya tangkap. Totalnya kalau dihitung ada 311 kasus,” kata pria kelahiran Lamongan, Jawa Timur ini.


Atas prestasi dan keberaniannya ini Kapolres Surakarta memberikan penghargaan kepadanya sejak 1994-1996. Ia pun diperkenankan oleh pimpinannya saat itu untuk bergabung dengan staf keamanan dan ketertiban di terminal.
“Saya sendiri yang meminta untuk bertugas menjaga ketertiban dan keamanan terminal,” urainya.
Pria bertubuh gempal ini mengaku, keberaniannya beradu fisik dengan penjahat jalanan ini harus dibekali kemampuan fisik yang memadai, khususnya teknik bela diri.
“Ya kudu memiliki kemampuan bela diri, lawan biasanya berkelompok 3-4 orang,” katanya.
Churi mengaku senang  Pemkot Surakarta mendirikan posko satuan tugas (satgas anticopet) di Terminal Tirtonadi. Baginya posko ini amat bermanfaat untuk memerangi aksi pencopetan, penjambretan dan penggendaman.
“Saya setuju posko ini terus didirikan di terminal. Biar para copet mikir dulu sebelum beraksi,” katanya.(*) 

Silahkan berikan masukannya di kolom komentar. Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, jangan lupa untuk mengKLIK tombol share agar semua orang tahu…
Klik juga 
Like fanpage (https://www.facebook.com/Terminal-Tirtonadi-Solo-136966650170977/)

Ikuti akun twiter  (https://twitter.com/tirtonadisolo)

Post Author: admin

1 thought on “AM Churi Berjasa Ungkap Jaringan Copet Terminal

Leave a Reply